Minggu, 13 Februari 2011

10 Bug Firmware Paling Fatal


Kesalahan firmware pada perangkat modern tidak hanya dapat mengganggu pikiran, melainkan juga sering menimbulkan KERUGIAN FISIK DAN EKONOMI.

1.     Terlalu Keras: Ponsel Siemens Ganggu Pendengaran
Sebuah kesalahan firmware pada ponsel Siemens seri 65 dapat menimbulkan kerusakan pada telinga. Masalahnya, ponsel seri ini, antara lain S65, mengeluarkan nada yang terlalu keras saat dimatikan. Bila baterai habis saat sedang melakukan pembicaraan, suara dengan volume tinggi tersebut dapat mengganggu pendengaran. Update firmware menjadi solusinya.

2.     Hard Disk Mengunci Data
Pada awal 2009, Seagate menganjurkan pengguna hard disk seri Barracuda 7200.11 untuk melakukan update firmware. Update ini untuk mengatasi sebuah bug dalam pendeteksian BIOS. Namun, update tersebut malah berbuat sebaliknya. Patch mengunci semua data dalam hard disk secara permanen. Seagate kemudian bersedia membayar ganti rugi yang ditimbulkan.

3.     Bug BlackBerry Masukkan Snifer ke Dalam Firmware
Pada bulan Juli 2009, Etisalat, provider jaringan telepon Arab memberikan sebuah patch firmware untuk perangkat BlackBerry kepada para pelanggan mereka. Lantaran sebuah bug, baterai ponsel tersebut tidak bertahan lama dan masuklah sebuah spyware yang merekam e-mail dan SMS.

4.     iPhone: Feature Shaking Ungkap Password
Dengan firmware iPhone 3.0.1, Apple mengintegrasikan sebuah feature untuk membatalkan sebuah action dengan menggetarkan ponsel. Namun, bila pengguna menghapus password yang telah dimasukkan kemudian menggetarkan ponsel, karakter password dapat terbaca.

5.     Bencana pada Kendaraan BMW
Pada bulan Mei dan Juli 2002, BMW menarik sejumlah 15.286 unit kendaraan 745i dari pasaran. Selain mengalami berbagai masalah, seperti kegagalan fungsi lampu rem, mobil ini tidak mau berjalan lantaran terjadi kesalahan software, apabila tangki hanya terisi sepertiganya saja.

6.     Bug Komputer Pertama
Bug pertama sebenarnya sebuah ngengat. Programer AS menemukannya pada 9 September 1947 dalam relay 70, Platine F, pada komputer elektromekanis mereka.

7.     Software + Kebodohan = Bencana
Pada tahun 2000, dokter-dokter di Instituto Oncológico Nacional di Panama ingin meningkatkan shielding dari sebuah alat penyinaran. Namun, software perangkat tersebut keliru membuat kalkulasi dan menambah kekuatan radiasi menjadi dua kali lipat. Bencana ini menimbulkan korban sebanyak 17 jiwa.

8.     PacMan Tidak Terkalahkan
Sebenarnya, game klasik Pac-Man tidak memiliki level akhir. Namun, sebuah kesalahan program merusak setengah tampilan layar pada level 256. Level tersebut pun tidak dapat dimainkan.

9.     Mobil Hibrid dengan Built-N Speed Limiter
Sebuah bug pada kendaraan hibrid Toyota Prius yang diproduksi pada tahun 2004 dan 2005 menyebabkan mesin bensinnya mati saat melaju antara kecepatan 56 dan 105 km per jam. Akibatnya setengah dari jumlah kendaraan ini harus ditarik.

10.  Pesawat Jatuh
Pada April 1982, pesawat Lockheed F-117, yang kala itu masih merupakan Stealth-Bomber baru, jatuh. Penyebabnya, dua sinyal kendali saling tertukar sehingga pesawat terbalik dan menukik ke tanah.
Read More

Kartu Magnetik vs Kartu Chip


            Kebanyakan kartu ATM yang kita gunakan saat ini masih berupa kartu magnetik stripe. Kartu ini menyimpan data-data di dalam pita magnetik. Transaksi financial bisa dilakukan dengan menggesekkan kartu ini ke mesin debit atau memasukkannya ke mesin ATM. Pada saat digesek, data pada kartu magnetik akan dibaca dan diterjemahkan. Proses ini dijalankan sekaligus untuk mengecek identitas si pemilik kartu.
            Asal Anda tahu, bukan hanya kartu ATM yang menggunakan kartu magnetic stripe. Kartu pelajar dan karyawan, kartu akses hotel, serta kartu SIM (surat izin mengemudi) pun bisa menggunakan kartu magnetik.
            Teknologi kartu magnetik adalah teknologi lawas. Menurut Didin itu pulalah yang menjadi alasan mengapa skimmer, perangkat pembaca kartu magnetik, maupun recorder untuk merekam data pada kartu tersebut, sudah banyak dijual secara bebas.
            “Bukan hal yang luar biasa bila terjadi penggandaan kartu ATM karena perangkatnya tersedia dan tidak memerlukan keterampilan khusus untuk melakukannya,” kata Didin. Teknlogi kartu magnetik, menurutnya, sudah digunakan selama sekitar 20 tahun. Jadi, jangan heran jika beragam kelemahannya telah diketahui
banyak orang.
            Selain kartu megnetik stripe, ada pula smart card alias kartu chip. Teknologi chip ini bisa dilihat pada berbagai kartu selular yang kita gunakan saat ini. Menurut Didin, chip di dalam kartu tersebut dapat berfungsi sebagai memori, mikroprosesor, atau bahkan keduanya. Selain digunakan untuk kartu selular, teknologi smart card juga digunakan pada kartu kredit.
            “Cara kerja smart card dapat melalui kontak langsung dengan cara ditancapkan,” kata Didin. Namun, ada pula jenis smart card yang cukup diakses dengan ditempelkan dari jarak dekat pada mesin pembacanya. Akses semacam ini menggunakan teknologi RFID (radio frequency identification).
            “Smart card relatif lebih aman dibandingkan magnetic card karena memiliki kemampuan processing sendiri, selain sebagai memori,” papar Didin. Karena itulah, kartu ini relatif lebih sulit untuk digandakan. Jadi, jangan heran jika sejak Januari 2010 lalu, Bank Indonesia mengharuskan semua kartu kredit menggunakan kartu jenis berteknologi chip ini.
            Kendati demikian, saat ini eksploitasi celah kelemahan pada smart card sudah mulai banyak terjadi. Kasusnya seperti penggandaan chip dan scanner jarak jauh untuk smart card yang berbasis RFID. Untuk mengatasi celah tersebut, Didin mengatakan, beberapa layanan mulai membuat kombinasi sistem keamanan ganda tidak hanya berbasis PIN dan password, melainkan juga berbasis biometrik seperti sidik jari dan retina. “Tapi masalahnya adalah biaya dan kerumitan implementasinya,” ujarnya.
Read More

Robert Tappan Morris, Profesor "Cacing" Dunia


             Pada November 1988, sebuah program jahat menyebar ke sekitar 6.000 mesin komputer berbasis Unix. Komputer yang jadi korban menjadi sangat lambat dan tidak bisa digunakan. Kerugiannya ditaksir mencapai jutaan dolar.
            Kejadian itu kemudian dikenang sebagai The Great Worm, istilah yang diadopsi langsung dari isti­lah dalam karya-karya mitologi J.R.R. Tolkien (Lord of The Rings; The Hobbit; dan seterusnya.). Dalam ki­sah Tolkien, Great Worm mengacu pada dua naga yang menimbulkan kekacauan dan membangkitkan rasa takut di suatu wilayah di Middle Earth.
            The Great Worm of 1988 memiliki dampak besar pada ranah cyber. Bukan hanya sebagai worm yang awal menyebar di dunia, tapi juga karena membelalakkan mata dunia – terutama masyarakat non-TI pada sebuah bentuk "ancaman jahat" baru.
            Di balik worm itu adalah seorang brili­an bernama Robert Tappan Morris. Ketika itu Morris masih bersekolah di Cornell University, alhasil worm itu pun dinamai sesuai nama belakangnya: Morris Worm.
            Kengerian yang ditimbulkan akibat Morris Worm diperburuk dengan tinda­kan yang oleh banyak kalangan dinilai berlebihan terhadap Robert Morris. RTM, demikian ia kadang disebut, menjadi orang pertama yang dihukum dalam Un­dang-Undang Computer Fraud and Abuse (Penyalahgunaan dan Penipuan dengan Komputer). Ia mendapatkan hukuman tiga tahun masa percobaan dan 4.000 jam layanan masyarakat. Selain itu, Mor­ris juga harus membayar denda dan bia­ya-biaya lain yang totalnya hingga men­capai US$ 10.000.
            Mengapa hukuman terhadap Morris dianggap berlebihan? Hal utamanya ada­lah bahwa Morris tak pernah bermaksud membuat program itu menyebar dan me­nimbulkan kerugian.
            Morris konon membuat program itu untuk menyebar dan "mengukur" sebera­pa besar jaringan internet. Worm itu be­kerja dengan memanfaatkan kelemahan pada sistem Unix, termasuk untuk menyembunyikan dirinya dan juga melaku­kan penggandaan diri lewat jaringan.
            Di sisi lain, worm itu memang mengeksploitasi celah keamanan layaknya ber­bagai program jahat yang saat ini marak beredar. Kemudian, ia juga disebarkan da­ri kampus Massachusets Institute of Tech­nology (MIT) untuk menutupi jejak asli­nya dari Cornell (tempat Morris).
            Efek paling dahsyat dari Morris Worm adalah kemampuannya menggandakan diri di setiap sistem yang terinfeksi. Aki­batnya, ia melakukan infeksi berulang-ulang pada sebuah komputer hingga sang komputer tidak sanggup lagi bekerja dengan baik.
Siapakah RTM?
            Kiprah Morris di dunia akademis me­nunjukkan potret seorang yang cukup brilian. Sebagai lulusan terbaik di Sekolah Menengah Atas, ia telah mencicipi tiga kampus mentereng di Amerika Serikat. Morris pertama kali kuliah di Harvard, lalu melanjutkan ke Cornell dan kembali ke Harvard sebelum akhirnya, hingga saat ini, menjadi Profesor di MIT.
            Meski demikian, kisah Morris akan selalu dikaitkan dengan The Great Worm of 1988. Halaman Wikipedia yang memuat biografinya pun lebih singkat dibanding­kan halaman yang membahas soal Morris Worm.
            Untuk bisa mengintip seperti apa Mor­ris sebenarnya, perhatian harus diarah­kan pada salah satu rekan Morris yang paling setia. Dia adalah Paul Graham, yang bersama-sama Morris mendirikan perusahaan rintisan (startup) bernama Viaweb.
            Pada 1995, Viaweb berhasil menelur­kan sebuah produk piranti lunak untuk membuat toko online. Sebuah terobosan yang menakjubkan pada masanya. Tak la­ma berselang, pada 1998, Viaweb pun dia­kuisisi oleh Yahoo dan menjadikan pendi­rinya orang-orang kaya.
            Dalam esai bertajuk Great Hackers, Paul Graham memuji kemampuan Mor­ris dan perannya di Viaweb. “Perusahaan yang bisa menemukan cara untuk men­dapatkan Hacker Hebat memecahkan masalah-masalah yang njlimet akan men­jadi perusahaan yang sukses. Bagaimana ini bisa terjadi?

            “Salah satu tempat hal itu sering terja­di adalah di perusahaan rintisan. Saat me­mulai, kami (maksudnya Viaweb -red) se­bagai startup memiliki seorang Robert Morris pada posisi System Administrator. Kondisi ini bagaikan menyewa Rolling Stones sebagai band penghibur dalam acara sunatan. Anda tak bisa menyewa ba­kat seperti itu. Tapi orang akan rela mela­kukan pekerjaan rendahan untuk sebuah perusahaan yang mereka dirikan,” tulis Paul Graham.

Kiprah di "Dunia Nyata"
            Setelah sukses dengan Viaweb, Morris mengambil gelar Doktor di Harvard dan menjadi profesor di MIT. Baru setelah itu ia terjun kembali ke dunia startup tanpa meninggalkan dunia akademisi. Morris bersama Graham dan dua rekan mereka (Trevor Blackwell dan Jessica Livingston) mendirikan sebuah perusahaan modal ventura bernama Y Combinator.
            Y Combinator memberikan dana awal, nasihat, dan koneksi bagi perusahaan rin­tisan di Silicon Valley. Perusahaan binaan Y Combinator yang cukup populer terma­suk Justin.tv, reddit, dan Loopt.
            Ide pendirian Y Combinator berawal ketika Graham menjadi dosen tamu bidang kewirausahaan di Harvard. Ketika itu Graham mengatakan pada para maha­siswa untuk mencari dana awal membuat usaha dari orang-orang kaya yang mereka kenal, terutama mereka yang sudah men­dapatkan kekayaan dari teknologi. “Lalu, saya bilang, ‘jangan dari saya’, dan mereka kelihatan kecewa dan saya merasa seperti seseorang yang sangat brengsek,” Graham mengenang.
            Tak lama kemudian, Graham dan Mor­ris pun memutuskan untuk membuat Y Combinator. Tujuan dari perusahaan mo­dal ventura itu adalah menghasilkan pro­duk-produk yang diinginkan masyarakat dan juga menjaga keuangannya agar bisa melakukan investasi terus, atau dicaplok oleh perusahaan lain.
            Program yang dijalankan Y Combina­tor terbilang singkat, hanya sekitar tiga bulan. Namun, bagi pesertanya, menda­patkan sentuhan Y Combinator adalah sesuatu yang diidam-idamkan. Seorang alumni program itu, Phil Yuen, mengiba­ratkan Y Combinator sebagai kelas akting yang digelar oleh Robert DeNiro.
            “Bagaikan Robert De Niro membuka sekolah akting. Apakah Anda mau jadi murid di sana? Anda akan berlatih akting dengannya setiap pekan dan mungkin, di masa kelulusan, mendapatkan peran di sebuah film Hollywood,” ujar Yuen.
Selain di Y Combinator –dan sebagai profesor di MIT– Morris juga merupakan penasihat teknis untuk Meraki Networks. Meraki adalah perusahaan yang bergerak di bidang akses nirkabel yang di bela­kangnya didanai oleh nama-nama besar seperti Google dan Sequoia Capital.
            Seakan kontribusinya masih belum cu­kup, ia dan Graham saat ini sedang mengembangkan dialek Arc untuk bahasa pemrograman Lisp. Graham melandas­kan Arc pada esainya yang bertajuk The Hundred Year Language, esai itu mengge­litik pemikiran soal bahasa pemrograman apa yang akan digunakan manusia 100 tahun yang akan datang.
            Meski kiprahnya di luar worm yang le­gendaris itu tidaklah sedikit, nama Robert Tappan Morris akan selalu beriringan dengan nama worm itu. Kisah The Great Worm of 1988 akan terus melekat bagai kutukan pada diri Morris. Di Boston Mu­seum of Science, sebuah monumen Mor­ris Worm masih bisa disaksikan dalam bentuk sebuah floppy disk yang berisikan source code alias kode penyusun Morris Worm. Floppy disk tersebut disimpan dan dipamerkan dalam sebuah kotak kaca.

DATA DIRI :
·           Nama             : Robert Tappan Morris alias RTM
·           Lahir              : 8 November 1965
·           Pendidikan  :
• Harvard (Bachelor), Cornell (Master), dan Harvard (Ph.D)
·           Karir               :
• Associate Professor di MIT
• Pendiri Viaweb dan Y Combinator
  Pria pertama yang jadi ‘korban’ UU Cybercrime (Computer Fraud and Abuse Act).
Read More

XOR X02 Urban Transformer Inovasi Motor Skuter Lipat!


Sepeda lipat? Itu biasa dan mungkin Anda sering melihatnya di seputaran jalan di Jakarta atau kota-kota besar lainnya di Indonesia. Bagaimana jika ada motor lipat? Itu baru luar biasa! Tampaknya hal tersebut sudah bukan khayalan, karena XOR Motors, perusahaan otomotif yang bermarkas di Perancis berhasil mewujudkannya dengan menciptakan teknologi motor lipat. Motor yang dimaksud adalah XOR XO2 Urban Transformer. Sekilas, motor skuter ini memang terlihat mirip dengan motor fenomenal asal Italia, Piaggio Vespa. Bedanya, XO2 Urban Transformer memiliki penampilan dengan balutan modern dan terlihat sangat futuristik. Motor dengan berat kurang lebih 50 Kg ini dapat dilipat sehingga dapat di jinjing layaknya tas dan mampu untuk dimasukkan kedalam angkutan lainnya, seperti mobil, bis, atau kereta api. Yang cukup menarik, selain praktis dan ringkas, motor ini ramah lingkungan karena menggunakan daya listrik sebagai “bahan bakar”-nya. Pengisian baterai selama dua jam setara dengan jarak 100 mil. Selain itu, motor lipat ini juga telah dilengkapi dengan perangkat charger, yang siap mengisi kembali tenaga baterai apabila kehabisan daya di tengah jalan. Hingga saat ini, motor XO2 Urban Transformer sudah memiliki tiga model. Model XO2-50 yang dapat berjalan dengan kecepatan maksimum 59.5 km/jam; model XO2-50 SP (Sport) untuk laju yang lebih cepat; dan XO2-125 yang sudah setara dengan skuter 125 cc sehingga mampu mencapai kecepatan maksimum 104.6 km/jam. Apabila produk ini hadir di Indonesia, terlebih di Jakarta, dapat dipastikan akan dibanjiri peminat. Hal ini mengingat kondisi lalu lintas di Jakarta yang seringkali macet. Sementara itu, layanan transportasi umum di Jakarta dapat dikatakan belum cukup memadai bagi masyarakat nya, terutama para pekerja.
Info: www.xor-motors.com
Read More

10 Angka Menarik Seputar Internet


Internet merupakan MEDIA TERPENTING DI DUNIA. Inilah fakta-fakta menarik seputar Internet.

Posisi 1 dalam daftar Negara dengan koneksi broadband terbesar diduduki oleh Negara kepulauan Bermuda.

2 %dari seluruh server di dunia dimiliki oleh Google

3 menit menjadi durasi rata-rata sebuah video Internet.

4 Tahun lamanya dibutuhkan World Wide Web untuk menjangkau 50 juta pengguna sejak peluncurannya. Tidak ada media lain yang secepat ini penyebarannya. Radio membutuhkan waktu 38 tahun, TV selama 13 tahun. Walaupun demikian, iPod mencapai angka 50 juta dalam 3 tahun, sedangkan jaringan Facebook bahkan dalam dua tahun.

5% Dari konsumsi listrik di seluruh dunia digunakan untuk mengakses Internet.

SEX TIDAK lagi NOMOR SATU di Internet. Jejaring social telah menggantikan posisi website porno pada tahun 2008, demikian menurut penulis AS, Bill Tancer.

7 dari 10 Internet surfer di Eropa terhubung ke Internet dengan menggunakan koneksi DSL.

Dari 8 pasangan yang menikah di AS pada tahun 2008, rata-rata hanya satu pasang yang saling mengenal melalui Internet.

Dilihat dari nilai transaksi tahunan sebesar US$ 21,6 juta (2008), Google berada di posisi 9 dalam daftar perusahaan teknologi yang paling berhasil. Dilihat dari keuntungan sebesar 4,23 miliar dolar, Google menduduki posisi 8. Sementara itu, dilihat dari pendapatan per kar yawan, Google menduduki posisi pertama dengan 209.624 dolar.

Berdasarkan sebuah penelitian dari Cisco, jumlah data yang dikirim melalui Internet pada akhir 2013 diperkirakan mencapai 56 Exabyte per bulan. Jumlah ini setara dengan 10 miliar konten DVD.
Read More